
Hal tersebut terjadi hanya karena para nabi mendatangkan kepada mereka
perkara-perkara yang bertentangan dengan hawa nafsu dan pendapat mereka. Para
nabi tersebut memerintahkan mereka agar menetapi hukum-hukum kitab Taurat asli
yang saat itu sudah mereka ubah untuk menentangnya. Karena itu, maka hal ini
terasa amat berat bagi mereka; akhirnya mereka mendustakan para rasulnya, dan
adakalanya membunuh sebagiannya. Hal ini telah disebutkan oleh firman-Nya:
{أَفَكُلَّمَا
جَاءَكُمْ رَسُولٌ بِمَا لَا تَهْوَى أَنْفُسُكُمُ اسْتَكْبَرْتُمْ فَفَرِيقًا
كَذَّبْتُمْ وَفَرِيقًا تَقْتُلُونَ}
Apakah setiap datang kepada kalian seorang rasul membawa sesuatu
(pelajaran) yang tidak sesuai dengan keinginan kalian, lalu kalian menyombongkan
diri; maka beberapa orang (di antara mereka) kalian dustakan dan beberapa orang
(yang lain) kalian bunuh. (Al-Baqarah: 87)